mengembara

tengah malam di ibukota
aku mengembara, menyusuri

trotoar, mencari kata-kata
yang tercecer seharian.

semakin banyak langkahku
semakin tumbuh lelahku

semakin jauh tujuanku
semakin hilang arahku

genit kuning lampu-lampu jalan
menepuk-nepuk pundakku

kata mereka:
setidaknya tak diam di satu tempat.

amin.